Assalamualaikum Wr. Wb. okee kembali lagi dengan saya sendiri (kayanya enakan pake saya) Rahmat Nugraha. disini saya akan menceritakan perjalan pertama saya pergi ke samarinda untuk daftar kuliah disana. tepatnya jam 12 Malam waktu setempat, tempatnya di kuaro, kabupaten paser, kalimantan timur, pada tanggal 31 Mei 2013 di sana saya naik travel bis banjar-balikpapan-samarinda. saya bertiga dengan teman saya menaiki bis/bus tersebut, mereka berdua memiliki nama, yaitu Deni Suprianto tinggi kira-kira 165 cm dan Afri Saldi Ahmad kira-kira 163 cm. pada waktu itu keadaan di bis tersebut sangat lah penuh, jadinya saya bedua teman saya afri duduk dibagian paling belakang, tapi bukan di kursi penumpang, akan tetapi di bagian paling belakang dia atas tempat duduknya pas di dekat jendelanya hehe. kepenuhan brayy.. sedangkan teman saya deni duduk di kursi penumpang, disebelahnya si deni ini ada ibu-ibu yang sedang menjaga anaknya yang lagi tidur. nah di depan ibu ini ada sebuah sepeda motor persis di tengah bis tersebut.. apa gak sempit banget tuh :| hehe
Kami bertiga membayar sebesar 80ribu langsung dari kuaro menuju samarinda, alhamdulillah murah, hehe diperjalanan saya sempat mabuk karena jalanan banyak lubangnya tapi bukan itu aja alasan saya, saya juga kecapean soalnya paginya saya mengurus ini dan itu sampe sore, dan tentunya gak ada tidur siang. sampai akhirnya bis kami naik feri tepatnya pukul 2 malam di dalam feri saya hanya diam duduk di lantai, maunya sih tidur kalau perlu, soalnya kursi2 pada penuh semua dengan orang yang lagi tidur.. maklum udah malem. akhirnya kami turun dari feri jam 4/5 subuh kalau gak salah, soalnya kami ngantri dengan kapal yang satu sedang bongkar muat, muatan. dan akhirnya sampai juga di balikpapan, beberapa penumpang turun dari bis kami termasuk ibu yang tadi ada di sebelah teman saya sambil membawa turun anaknya tersebut, namun perjalanan belum usai, kami melanjutkan perjalanan dari balikpapan menuju samarinda..
Kira-kira pukul 7.15 kami sampai di terminal kampung baka samarinda sebrang, dari situ kami bertiga naik ojek menuju tempat sepupunya afri yaitu di perumahan apa itu namanya, saya lupa hehe. ongkos kami naik ojek tersebut 20 ribu. terus sampe rumah kami cuman menaruh tas langsung menuju POLNES (Politeknik Negeri Samairinda) karena tidak jauh dari lokasi rumah sepupunya afri tersebut. kami naik ojek lagi dari situ bayarnya 10 ribu kalau enda salah hehe. disana kami menuju mesjidnya dulu soalnya kami belum ada mandi sama sekali, jadinya kami cuman mencuci muka kami bertiga di keran air mesjid di POLNES. selepas itu kami langsung menuju gedung rektorat untuk mengambil formulir pendaftaran.ternyata kami disana bertemu dengan 2 orang teman kami dari tanah grogot juga, yaitu M.Fajri dan Prano Pebri Ansari. sebenatnya fajri sudah mengambil formulir, tinggal si prano aja yang belum, kami bertiga dan mereka berdua berbincang2 satu sama lain. setelah itu kami betiga makan mi ayam di depan kampus disusul oleh sepupunya teman saya ini.
Selepas itu kami bertiga kembali menuju rumah sepupu teman saya tersebut, disana kami mandi dan beristirahat. lepas itu kami berbincang2 dengan sepupu2nya teman saya ini, jam menunjukan pukul 2.30 kami beranjak meninggalkan tempat sepupu teman saya tersebut karena sesuatu hal yang saya tidak bisa sampaikan kepada pemirsa di mana pun anda berada, kami mengemas kembali barang2 kami dan berjalan kaki disiang hari yang panas.. kami berjalan tanpa arah dan tujuan mencari tempat menginap di samarinda, yahh maklum kami orang baru di situ dan tidak tahu menahu jalan2 disitu, kami sampai berjalan mungkin 1/2 km sambil menenteng tas kami masing2.. mungkin ada 100 atau 200 m sebelum jembatan mahakan ada warung, nah disitu kami makan sore kalau tidak salah waktu itu azan ashar. kami bingung mau kemana.. namun afri bilang kita ke islamic center aja yokk tidur,, dan akhirnya kami setuju setelah berunding.. namun kami jalan kaki melewati jembatan mahakam dulu selepas itu kami naik angkot A. kami tidak tau angkot yang mana menuju islamic, nahh disini lah kami memakai/menggunakan kali yee pribahasa/pepatah "malu bertanya, sesat dijalan".
dan akhirnya kami be3 sampai di masjid islamic center, yang katanya masjid tebesar di asia tenggara, distitu kami melepas penat setelah berjalan kaki di bawah sinar mentari yang bisa dikatakan cukup panas hehe.. kami masuk kehalaman masjid dan beristirahat, disana kami melihat ada dua orang pasangan calon suami istri yang lagi photo pre wedding pas di depan halaman masjid, sedangkan kami berada di sisi sebelah kanan masjid yang menghadap ke sungai mahakam. disitu juga kami melihat beberapa orang sedang asyik befoto, kami pun tidak ketinggalan untuk sekedar foto2 keindahan mesjid tersebut namun deni tidak mau karena dia kecapean dan dia lebih memilih untuk istirahat di lorong mesjid, saya dan afri pun berkeliling mengitari masjid. setelah berkeliling masjid ternyata eh ternyata afri kehabisan pulsa, bukan karena keliling mesjid lalu tiba2 pulsanya habis :| namun akan tetapi memang sudah waktunya pulsanya harus pergi dan meninggalkan dia sehingga dia harus mencari pengganti pulsa yang baru :') sungguh mengharukan -__-.
oke siipp dan akhirnya kami putuskan dan tetapkan bahwa hari jumat tanggal 31-05-2013 pada pukul 5 sore kami keluar masjid untuk mencari pulsa, sedangkan teman saya yang satunya yang bernama deni suprianto tidak mengikuti kami berdua karena kami menyuruh dia menjaga tas kami berdua ehheehe tapi memang dia nda mau ikut soalnya dia lagi sibuk dengan hpnya yang dia charge.
akhirnya kami keluar pagar masjid islamic center dan kaki berbelok keseblah kiri, soalnya kalau ke kanan berlawanan arah.. kemungkinan bisa2 kami ditabrak angkot -_- yahh begitulah kota besar, jalanan selalu dipenuhi dengan motor dan mobil yang lalulalang bukan belalang yee.. dan juga berdebu. alhamdulillah tempat saya tinggal sekarang tidak berdebu.. :| dan akhirnya kami pun jalan disekitar tepian mahakam, disana kami melihat banyka sekali toko amplang. yahh sudah tidak asing lagi kalau samarinda merupakan tempat pembuatan amplang yang cukup terkenal. kami terus menyusuri jalan namun tidak menemukan counter pulsa. dan akhirnya kami pun kembali akan tetapi ketika kembali, kami menemukan counter hp. ternyata sedari tadi kami telah melewatinya.... setelah saya menemani teman saya beli pulsa, dia menelpon keluarganya yang ada di muara badak (sekitar 45 menit jauhnya dari samarinda kota), agar menjemput kami esoknya karena kami ber3 tidak sama sekali memilki keluarga di samarinda, untung teman saya memilki keluarga di muara badak. dan akhirnya waktu untuk menunaikan shalat maghrib. yahh itu pengalaman pertama bagi kami be3 bisa shalat di masjid islamic center.. ketika masuk masjid kami bertemu dengan fatin x factor woowww... jangan kaget dulu, ternyata itu hanya kembarannya hehe yang beralih profesi menjadi penjaga sendal di masjid tersebut. mirip banget ama fatin sih hehe..
setelah shalat maghrib kami pun mengisi formulir pendaftaran di masjid islamic center, mengapa kami mengisi disitu, itu dikarenakan kami tidak memiliki tempat buat nginap pada saat itu, dan juga berkas itu buat besok kami antar di POLNES, setelah kami mengisi formulir tersebut kami beranjak shalat isya di masjid islamic center... yahh emang kami dari tadi masih di islamic center hehe.. selepas shalat isya kami pun mengambil posisi enak buat tidur di masjid tersebut hehe maklum nda ada tempat tinggal. dan akhirnya kami menemukan tempat yang bisa dikatakan bolehlah buat di tiduri.. dan akhirnya jam menunjukkan jam 9 kalau tidak salah, lampu2 di mesjid tersebut sudah mati. kecuali ada sebagian yang belum mati karena masih ada orang yang sedang memperbaiki messjid tersebut.. dan akhirnya teman saya deni sudah memakai sarung, afri juga.. namun saya belum memakai sarung karena belum bisa dipastikan keadaan aman buat tidur, soalnya kami kurang tau apa kah diperbolehkan tidur disitu atau tidak.. dan akhirnya pihak security ungkin ada 3 orang ataua lebih pun datang dan menanyai kami dari mana.. dan kami disuruh melapor ke pos satpam dibawah.. yahh namun karena kami rada2 takut kami pun lebih memilih untuk mencari penginapan..
dan akhirnya kami pun keluar dari masjid tersebut sambil menggendong tas masing2 lumayan berat juga sih tas kami.. kami pun jalan di malam hari tanpa arah dan tujuan,.. saya melihat persis di depan masjid islamic, saya melihat ada sekumpulan anak muda kaya kumpulan dancer gitu, lagi latihan nge-dance.. dan juga orang yang lagi asik pacaran di depan pagar masjid tersebut.. yaahh terkadang saya iri ngeliat orang yang lagi pacaran wkwkw, oke sip lanjut.. dari islamic center kami jalan menuju pasar pagi.. sebenarnya kami tidak tahu kamu kemana tapi kami bertanya kepada orang2 di jalan.. sebenarnya sihh banyak hotel disitu yahh tapi karena uang kami pas2an apa boleh buat kami mencari yang murah hehe.. sayaa kurang tau pastinya berapa kilometer dari islamic ketempat kami menemukan angkot, karena pada waktu itu malam hari.. dan juga saya tidak tau sama sekali jalan samarinda.. namun seingat saya kami sudah melewati 2 jembatan kecil.. dan akhirnya kami menemukan angkot.. singkat cerita kami pun sampai di penginapan tersebut jam 10 malam di dalam sebuah gang.. kami pun bertemu dengan satu orang anak perempuan kelas 3 smp yang ternyata anak dari pemilik penginapan tersebut... ternyata kamar2 disitu pun sudah penuh.. namun anak tersebut bilang ada tempat yang lagi kosong yaitu di deoan tipi.. yahh karena kami cuman mau tidur semalam jadinya kami pun mengambil tempat tersebut.. sebenarnya harga penginapan tersebut sebesar 70 ribu.. yahh karena kami tawar menawar jadinya kami mendapatkan harga special 50 ribu.. satu malam.. lumayan murah buat kami betiga.. tapi bukan satu orang 50 ribu.. hehe... dan juga tempatnya bukan di kamar :) kami be3 di depan tv yahh seadanya aja :D . .
setelah kami menaruh semua barang kami di depan tv, karena kami tidak memiliki lemari disitu, akhirnya kami pun bergegas buat cari makan, kami pun keluar dari penginapan itu sekitar pukul 10 lewat dikit2 dan akhirnya pada pukul 10.35 kami menemukan warung nasi goreng yang masih buka, disana kami bertemu dengan beberapa orang dari pendukung PERSISAM, tau kan ?? oke sipp karena udah tau saya tidak lagi menjelasakannya hehe.. oke sipp singkat cerita kami ber3 pun makan disitu, saya ingat warung tersebut tidak jauh dari BANK BPD KALTIM yang bisa dikatakan cukup besar.. dan juga saya ingat nama warung tersebut adalah warung "sabar" yahh seperti nama warungnya kami cukup sabar untuk menunggu nasi goreng pesanan kami :) singkat cerita keesokan harinya kami pergi ke POLNES untuk mendaftarkan atau mengembalikan formulir yang kemarin kita ambil, dan baru saja kita isi tadi malam :D sesampainya di polnes kami pun lagsung mengantarkan berkas tersebut.. terlihat ada beberapa orang yang lagi ngantri disana pada waktu itu..kami pun ikut mengantri, tidak terlalau lama kami mengantri mungkin ada sekitar setengah jam kami disitu, kebetulan juga kami bertemu dengan teman kami yang berasal dari grogot juga yaitu fajri dan prano...
oke siipp dan akhirnya kami putuskan dan tetapkan bahwa hari jumat tanggal 31-05-2013 pada pukul 5 sore kami keluar masjid untuk mencari pulsa, sedangkan teman saya yang satunya yang bernama deni suprianto tidak mengikuti kami berdua karena kami menyuruh dia menjaga tas kami berdua ehheehe tapi memang dia nda mau ikut soalnya dia lagi sibuk dengan hpnya yang dia charge.
akhirnya kami keluar pagar masjid islamic center dan kaki berbelok keseblah kiri, soalnya kalau ke kanan berlawanan arah.. kemungkinan bisa2 kami ditabrak angkot -_- yahh begitulah kota besar, jalanan selalu dipenuhi dengan motor dan mobil yang lalulalang bukan belalang yee.. dan juga berdebu. alhamdulillah tempat saya tinggal sekarang tidak berdebu.. :| dan akhirnya kami pun jalan disekitar tepian mahakam, disana kami melihat banyka sekali toko amplang. yahh sudah tidak asing lagi kalau samarinda merupakan tempat pembuatan amplang yang cukup terkenal. kami terus menyusuri jalan namun tidak menemukan counter pulsa. dan akhirnya kami pun kembali akan tetapi ketika kembali, kami menemukan counter hp. ternyata sedari tadi kami telah melewatinya.... setelah saya menemani teman saya beli pulsa, dia menelpon keluarganya yang ada di muara badak (sekitar 45 menit jauhnya dari samarinda kota), agar menjemput kami esoknya karena kami ber3 tidak sama sekali memilki keluarga di samarinda, untung teman saya memilki keluarga di muara badak. dan akhirnya waktu untuk menunaikan shalat maghrib. yahh itu pengalaman pertama bagi kami be3 bisa shalat di masjid islamic center.. ketika masuk masjid kami bertemu dengan fatin x factor woowww... jangan kaget dulu, ternyata itu hanya kembarannya hehe yang beralih profesi menjadi penjaga sendal di masjid tersebut. mirip banget ama fatin sih hehe..
setelah shalat maghrib kami pun mengisi formulir pendaftaran di masjid islamic center, mengapa kami mengisi disitu, itu dikarenakan kami tidak memiliki tempat buat nginap pada saat itu, dan juga berkas itu buat besok kami antar di POLNES, setelah kami mengisi formulir tersebut kami beranjak shalat isya di masjid islamic center... yahh emang kami dari tadi masih di islamic center hehe.. selepas shalat isya kami pun mengambil posisi enak buat tidur di masjid tersebut hehe maklum nda ada tempat tinggal. dan akhirnya kami menemukan tempat yang bisa dikatakan bolehlah buat di tiduri.. dan akhirnya jam menunjukkan jam 9 kalau tidak salah, lampu2 di mesjid tersebut sudah mati. kecuali ada sebagian yang belum mati karena masih ada orang yang sedang memperbaiki messjid tersebut.. dan akhirnya teman saya deni sudah memakai sarung, afri juga.. namun saya belum memakai sarung karena belum bisa dipastikan keadaan aman buat tidur, soalnya kami kurang tau apa kah diperbolehkan tidur disitu atau tidak.. dan akhirnya pihak security ungkin ada 3 orang ataua lebih pun datang dan menanyai kami dari mana.. dan kami disuruh melapor ke pos satpam dibawah.. yahh namun karena kami rada2 takut kami pun lebih memilih untuk mencari penginapan..
dan akhirnya kami pun keluar dari masjid tersebut sambil menggendong tas masing2 lumayan berat juga sih tas kami.. kami pun jalan di malam hari tanpa arah dan tujuan,.. saya melihat persis di depan masjid islamic, saya melihat ada sekumpulan anak muda kaya kumpulan dancer gitu, lagi latihan nge-dance.. dan juga orang yang lagi asik pacaran di depan pagar masjid tersebut.. yaahh terkadang saya iri ngeliat orang yang lagi pacaran wkwkw, oke sip lanjut.. dari islamic center kami jalan menuju pasar pagi.. sebenarnya kami tidak tahu kamu kemana tapi kami bertanya kepada orang2 di jalan.. sebenarnya sihh banyak hotel disitu yahh tapi karena uang kami pas2an apa boleh buat kami mencari yang murah hehe.. sayaa kurang tau pastinya berapa kilometer dari islamic ketempat kami menemukan angkot, karena pada waktu itu malam hari.. dan juga saya tidak tau sama sekali jalan samarinda.. namun seingat saya kami sudah melewati 2 jembatan kecil.. dan akhirnya kami menemukan angkot.. singkat cerita kami pun sampai di penginapan tersebut jam 10 malam di dalam sebuah gang.. kami pun bertemu dengan satu orang anak perempuan kelas 3 smp yang ternyata anak dari pemilik penginapan tersebut... ternyata kamar2 disitu pun sudah penuh.. namun anak tersebut bilang ada tempat yang lagi kosong yaitu di deoan tipi.. yahh karena kami cuman mau tidur semalam jadinya kami pun mengambil tempat tersebut.. sebenarnya harga penginapan tersebut sebesar 70 ribu.. yahh karena kami tawar menawar jadinya kami mendapatkan harga special 50 ribu.. satu malam.. lumayan murah buat kami betiga.. tapi bukan satu orang 50 ribu.. hehe... dan juga tempatnya bukan di kamar :) kami be3 di depan tv yahh seadanya aja :D . .
setelah kami menaruh semua barang kami di depan tv, karena kami tidak memiliki lemari disitu, akhirnya kami pun bergegas buat cari makan, kami pun keluar dari penginapan itu sekitar pukul 10 lewat dikit2 dan akhirnya pada pukul 10.35 kami menemukan warung nasi goreng yang masih buka, disana kami bertemu dengan beberapa orang dari pendukung PERSISAM, tau kan ?? oke sipp karena udah tau saya tidak lagi menjelasakannya hehe.. oke sipp singkat cerita kami ber3 pun makan disitu, saya ingat warung tersebut tidak jauh dari BANK BPD KALTIM yang bisa dikatakan cukup besar.. dan juga saya ingat nama warung tersebut adalah warung "sabar" yahh seperti nama warungnya kami cukup sabar untuk menunggu nasi goreng pesanan kami :) singkat cerita keesokan harinya kami pergi ke POLNES untuk mendaftarkan atau mengembalikan formulir yang kemarin kita ambil, dan baru saja kita isi tadi malam :D sesampainya di polnes kami pun lagsung mengantarkan berkas tersebut.. terlihat ada beberapa orang yang lagi ngantri disana pada waktu itu..kami pun ikut mengantri, tidak terlalau lama kami mengantri mungkin ada sekitar setengah jam kami disitu, kebetulan juga kami bertemu dengan teman kami yang berasal dari grogot juga yaitu fajri dan prano...
hhmm.. baiklah sebenarnya masih banyak pengalaman yang saya dapatkan dari perjalanan ini.. tapi karena saya terkadang agak sulit untuk membuat blog ini dikarenakan tempat untuk menulis blog ini bukan notebook saya, karena ini milik notebook bapa saya :) jadi beliau terkadang membawanya buat bekerja.. saya tidak memiliki apa-apa sekarang, karena saya belum bekerja dan saya lagi menunggu hasil pengumuman apakah saya keterima di unviverstitas yang saya inginkan atau tidak, tapi mudahan aja keterima ya saudara saudari yang berbahagia yang dirahmati allah. ( kebanyakan yang :| ) oke sipp.. dan juga saya ingin menyampaikan bahwa terbanglah setinggi langit, terbanglah sejauh batas ruang yang allah berikan... karena rizki allah tak terbatas sejauh upaya kita menjemputnya :) wallahu a'lam bishawab :) akhir kata wassalamualikum wr. wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar